Minggu, 12 Juni 2016

Perkembangan Pada Masa Anak - anak, Remaja Dan Dewasa



1)      Masa Anak-anak
a.      Pengertian.
Merupakan masa dimana pertumbuhan fisiknya lebih dominan dibanding dengan perkembangan mentalnya. Masa anak-anak ini biasanya terjadi pada usia < 12 tahun yaitu pada masa TK dan SD.
b.      Pertumbuhan
Pertumbuhan merupakan hal yang pasti terjadi pada setiap makhluk hidup yang meliputi perubahan ukuran fisik yang secara kuantitatif  semakin lama semakin besar atau panjang, contohnya : bertambah tinggi dan bertambah berat badan.
c.       Perkembangan
Perkembangan merupakan perubahan-perubahan dalam aspek psikologis dan sosial, seperti : emosi, bakat khusus, sikap, moral, dan prilaku.
Pada masa anak-anak ini sendiri terjadi beberapa perkembangan yang biasa terjadi yaitu :
1. Dari tidak bisa berjalan menjadi bisa berjalan.
2. Dari tidak bisa membaca menjadi bisa membaca.
3. Mulai menanggapi rangsangan di sekitarnya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan masa anak-anak yaitu:
·         Keluarga
·         Lingkungan
·         Tempat tinggal
·         Sekolah.
d.      Tugas perkembangan
Pada masa ini seharusnya seorang anak sudah mulai belajar membaca dan menulis, mengenal dasar-dasar agamanya, mulai mengenal lingkungannya dan berkomunikasi. Apabila tugas-tugas perkembangan diatas tidak terjadi pada seorang anak maka anak tersebut akan mengalami keterlambatan perkembangan dan akan mempengaruhi mentalnya.



2)      Masa Remaja
a.       Pengertian
Suatu usia dimana individu menjadi terintegrasi ke dalam masyarakat dewasa, suatu usia dimana anak tidak merasa bahwa dirinya di bawah tingkat orang yang lebih tua, melainkan merasa sama atau sejajar. Masa remaja ini biasanya terjadi pada usianya sekitar 13-21 tahun.
b.      Pertumbuhan.
Seperti halnya masa anak-anak, pada masa remaja ini pula terjadi pertumbuhan fisik yang terjadi pada seorang remaja. Pertumbuhan yang terjadi biasanya adalah :
1. Terjadi pertumbuhan tulang-tulang (badan menjadi tinggi dan anggota badan menjadi panjang)
2. Terjadi pertumbuhan payudara (wanita).
3. Tumbuh bulu yang halus yang berwarna gelap di tangan dan kakinya.
4. Mencapai pertumbuhan ketinggian badan yang maksimal setiap tahunnya.
5. Bulu kemaluan menjadi keriting
6. Terjadi peristiwa haid (wanita).
7. Tumbuh bulu-bulu pada ketiak
8. Testis membesar (bagi laki-laki)
9. Terjadi perubahan nada suara.
10. Mengalami ejakulasi/mimpi basah (laki-laki)
11. Rambut-rambut di wajah bertambah.
12. Tumbuh bulu di dada dan kaki.

c.       Perkembangan
Perkembangan merupakan hal yang pasti terjadi pada setiap masa sesorang manusia begitu pula pada masa remaja.

   Perkembangan yang terjadi pada masa remaja antara lain :
·         Bertambahnya kemampuan dalam menyelesaikan masalah yang majemuk
·         Mulai berfikir dengan mempertimbangkan hal-hal yang nyata
d.      Tugas-tugas perkembangan
Tugas perkembangan masa remaja difokuskan pada upaya meninggalkan sikap dan prilaku kekanak-kanakan serta berusaha untuk mencapai kemampuan bersikap dan berprilaku secara dewasa. Menurut Hurlock tugas-tugas perkembangan adalah :
1. Mampu menerima keadaan fisiknya
2. Mampu menerima dan memahami peran seks usia dewasa.
3. Mampu membina hubungan baik dengan anggota kelompok yang berlainan jenis
4. Mencapai kemandirian emosional dan ekonomi
5. Mempersiapkan diri untuk memasuki perkawinan.

3)      Masa dewasa
Masa dewasa terbagi menjadi dua yaitu:
1.      Masa dewasa awal
a.      Pengertian :
Merupakan proses peralihan dari masa remaja menuju masa dewasa dalam proses pembentukan jati diri seseorang serta mulai menunjukkan pemikiran, sikap, perilaku yang semakin dewasa sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat. Masa ini biasanya berkisar antara usia 18 – 22 tahun berarti terjadi pada saat seseorang menginjak bangku kuliah.
b.      Pertumbuhan
Sering pada masa anak-anak dan remaja, pada masa dewasa awal ini juga terjadi pertumbuhan fisik namun mulai melambat atau berjalan sangat lambat.
c.       Perkembangan
Pada masa ini terjadi berbagai perkembangan yang semakin mengarah kepada sikap kedewasaan. Perkembangan yang terjadi antara lain:

1. Mulai belajar mengembangkan kesadaran diri
2. Mulai berani mengambil keputusan pribadi
3. Belajar mengelola perasaan
4. Belajar menangani stress
5. Belajar berempati
6. Belajar berkomunikasi
7. Belajar membuka diri
8. Belajar mengembangkan pemahaman
9. Belajar menerima diri sendiri
10. Belajar mengembangkan tanggung jawab pribadi
11. Belajar mengembangkan ketegasan
12. Mempelajari dinamika kelompok
13. Belajar menyelesaikan konflik.

d.      Tugas Perkembangan
Adapun tugas-tugas perkembangan yang harus dilakukan pada masa dewasa awal ini adalah :
• Belajar berkomunikasi yang lebih baik
• Menata cita-cita yang lebih jelas dan sfesifik
• Terjun dalam organisasi masyarakat
• Berperan aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat
2.      Dewasa Akhir
a.       Pengertian:
       Menurut Hurlock dewasa akhir merupakan suatu periode dimana seseorang telah beranjak jauh dari periode dahulu yang lebih menyenangkan. Orang yang dikatakan telah masuk pada masa dewasa akhir adalah mereka yang berusia 22-50 tahun. Pada masa ini seseorang bisa dikatakan telah mampu memenuhi kebutuhan ekonominya sendiri.

b.      Pertumbuhan/perubahan fisik
Begitu pula pada masa dewasa akhir ini, seseorang akan mengalami beberapa perubahan fisik antara lain :
      • Kondisi tubuh mulai menurun
      • Kulit menjadi kendur
      • Fungsi sistem jantung dan pernafasan juga menurun
      • Rambut di kepala mulai memutih dan mulai menipis.
c.       Tugas Perkembangan.
Adapun tugas-tugas perkembangan yang harus dicapai pada masa dewasa akhir ini adalah :
·         Meniti karir
·          Mulai membangun rumah tangga untuk melanjutkan keturunan
·         Mulai memikirkan investasi untuk hari tua
·         Mulai meninggalkan kebiasaan masa remajanya

Essay Kisah Sukses Dalam Hidup Saya

Bagi saya sukses adalah ketika kita mampu menjalani setiap proses dalam kehidupan dengan penuh kesabaran dan niatan yang baik sehingga di peroleh hasil yang sesuai dengan hati nurani kita. Tidak hanya berhenti sampai di situ, bagi saya pula sukses adalah ketika tongkat estafet kesuksessan kita dapat dipindah tangankan kepada orang lain sehingga kehadiran kita dapat memberikan kemanfatan bagi orang lain dari apa yang telah kita dapat atau kita miliki. Kesussesan yang demikian adalah yang selalu diajarkan oleh kedua orang tua saya.
Dalam perjalanan hidup saya, sejak saya kecil saya sudah terbiasa dilatih oleh kedua orang tua saya untuk berani mengikuti kompetisi. Saya yakin, tujuan beliau adalah untuk menunjukkan kepada saya mengenai makna sukses yaitu bersabar dan berniatan baik. Dengan mengikuti berbagai kompetisi tersebut, dari mulai kompetisi menyanyi, modeling, melukis, hingga kompetisi-kompetisi akademik. saya belajar bagaimana saya harus bersabar karena dalam kompetisi tersebut semua peserta pasti memiliki kompetensinya masing-masing. Saya harus berusaha sesuai kemampuan saya, berdoa, bersabar atas proses dan hasilnya, serta menjadikan ajang kompetisi tersebut sebagai ajang kompetisi yang sehat, ya di sini saya harus berniatan baik, bertujuan baik, bukan untuk mengalahkan lawan namun proses pembelajaran.
Selain terbiasa berkompetisi dalam perlombaan, saya juga tipe orang sangat suka belajar. Berkat ijin Tuhan Yang Maha Esa, bimbingan orang tua dan guru, serta ilmu kesabaran dan niatan baik yang telah diajarkan, sejak SD hingga kuliah saya selalu mendapatkan nilai akademik yang baik. Namun, pada saat saya SMA, saya mulai merasa bahwa masih ada suatu hal yang terasa kurang atas semua prestasi yang telah saya capai. Benar, ternyata saya belum berbagi dan memberikan kemanfaatkan kepada orang lain dari hasil yang telah saya dapatkan. Barulah ketika saya kelas XI SMA, Saat itu saya dimintai tolong oleh Guru Matematika saya, Ibu Ani, untuk membantu beliau memfasilitasi kegiatan belajar adik-adik kelas saya khususnya untuk mata pelajaran matematika. Entah apa yang saya rasakan saat itu, namun saya merasa puas karena ilmu yang telah saya peroleh dapat bermanfaat. Bahkan perasaan itu melebihi kepuasan dan kebahagiaan saat saya pulang dari sekolah dan mempersembahkan tropy kejuaraan kepada keluarga saya. Begitupun ketika saya dapat berbagi pengalaman dan memotivasi teman-teman saya saat saya diundang dalam berbagai forum. Saya akan merasa sukses ketika setelah saya diundang pada forum tersebut saya mengetahui bahwa ada teman saya yang menjadi termotivasi dan mendapatkan capaian yang jauh lebih baik dari saya.
Dari seluruh pengalaman sukses menurut saya di atas, saya selalu ingin dapat bermanfaat bagi orang lain dari apa yang telah saya dapatkan. Itu lah mengapa saya memandang bahwa sukses sesungguhnya adalah bersabar, berniatan baik, dan yang paling utama adalah berbagi agar orang lain juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan kesuksesan menurut versi masing-masing.

Nama               : Reynaldo E. M. Lado
No. Regis        : 13115041

Jumat, 13 Mei 2016



Pentingnya Pendidikan Dalam Membangun Karakter Bangsa


Pendidikan merupakan hal terpenting untuk membentuk kepribadian. Pendidikan itu tidak selalu berasal dari pendidikan formal seperti sekolah atau perguruan tinggi. Pendidikan informal dan non formal pun memiliki peran yang sama untuk membentuk kepribadian, terutama anak atau peserta didik. Dalam UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 kita dapat melihat ketiga perbedaan model lembaga pendidikan tersebut. Dikatakan bahwa Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Sementara pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Kegiatan pendidikan informal dilakukan oleh keluarga dan lingkungan dalam bentuk kegiatan belajar secara mandiri.
Memperhatikan ketiga jenis pendidikan di atas, ada kecenderungan bahwa pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan non formal yang selama ini berjalan terpisah satu dengan yang lainnya. Mereka tidak saling mendukung untuk peningkatan pembentukan kepribadian peserta didik. Setiap lembaga pendidikan tersebut berjalan masing-masing sehingga yang terjadi sekarang adalah pembentukan pribadi peserta didik menjadi parsial, misalnya anak bersikap baik di rumah, namun ketika keluar rumah atau berada di sekolah ia melakukan perkelahian antarpelajar, memiliki ’ketertarikan’ bergaul dengan WTS atau melakukan perampokan. Sikap-sikap seperti ini merupakan bagian dari penyimpangan moralitas dan prilaku sosial pelajar.
 Oleh karena itu, ke depan dalam rangka membangun dan melakukan penguatan peserta didik perlu menyinergiskan ketiga komponen lembaga pendidikan. Upaya yang dapat dilakukan salah satunya adalah pendidik dan orangtua berkumpul bersama mencoba
memahami gejala-gejala anak pada fase negatif, yang meliputi keinginan untuk menyendiri, kurang kemauan untuk bekerja, mengalami kejenuhan, ada rasa kegelisahan, ada pertentangan sosial, ada kepekaan emosional, kurang percaya diri, mulai timbul minat pada lawan jenis, adanya perasaan malu yang berlebihan, dan kesukaan berkhayal. Dengan mempelajari gejala-gejala negatif yang dimiliki anak remaja pada umumnya, orangtua dan pendidik akan dapat menyadari dan melakukan upaya perbaikan perlakuan sikap terhadap anak dalam proses pendidikan formal, non formal dan informal.

Nama        : Reynaldo Evan Mesa Lado
No. Regis  : 13115041